About ICT

Sejarah ICT

Pembangunan Jardiknas tidak lepas dari sosok Bapak Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto , sejak tahun 1999 semenjak menjabat sebagai Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur – yang sekarang berubah menjadi Direktorat PSMK), terus konsisten dalam mengembangkan Teknologi Informasi dalam dunia pendidikan hingga tahun ini saat beliau menjabat sebagai Kepala Biro PKLN.

Tahun 1999 diluncurkan program Jarnet atau jaringan internet, dimana diharapkan setiap sekolah menengah kejuruan, dapat terhubung dengan internet agar komunikasi dari pusat dan sekolah dapat dilaksanakan dengan cepat. Dengan demikian diharapkan dengan program ini, setiap SMK dapat memperoleh informasi-informasi terbaru langsung dari Dikmenjur. Juga diharapkan, dengan adanya koneksi ini, maka sekolah dapat berinteraksi dan menjadikan mailing list dikmenjur sebagai sebuah sarana berdiskusi secara bebas dan terbuka.

Kemudian agar koneksi internet di sekolah tersebut dapat dibagi ke laboratorium komputer, dan bagaimana apabila sebuah daerah mengalami kendala dengan koneksi internet yang saat ini masih cukup mahal dan lambat, maka untuk mengatasi hal ini, maka diluncurkanlah sebuah program dengan nama Jaringan

Informasi Sekolah (JIS) yang berbasis kepada kabupaten dan kota. Program ini memberikan infromasi tentang cara membuat Local Area Network (LAN) di masing-masing sekolah, dimana pembuatannya dilakukan sendiri oleh guru yang berada di sekolah tersebut. Juga cara untuk membuat server gateway, agar koneksi internet yang dulunya hanya dinikmati di satu komputer dapat dinikmati oleh satu sekolah.

Dari Depdiknas, dalam hal ini oleh Dit. Dikmenjur memberikan bantuan dalam bentuk penyediaan instruktur yang mendatangi setiap Kab/Kota yang berminat dan mengajarkan kepada seluruh sekolah di daerah tersebut. Tidak kurang dari 150 kabupaten/kota yang terlibat saat itu. Dan antusiasme guru-guru yang ikut dalam pelatihan sangat besar.

Output dari program JIS adalah terwujudnya LAN pada sekolah-sekolah di kabupaten/kota, terinstalasinya server materi pembelajaran di masing-masing sekolah, sehingga walaupun tidak ada koneksi internet, materi dapat dibuka dalam laboratorium sekolah secara bersamaan, dan bagi yang bisa terhubung dengan internet maka koneksi yang ada dapat dibagi ke seluruh komputer yang ada. Tidak ketinggalan juga terbentuknya komunitas guru yang memiliki semangat belajar dalam bidang IT di setiap kabupaten/kota yang telah terwadahi dalam bentuk program JIS.

Untuk menghubungkan seluruh sekolah dalam satu sistem jaringan pada lingkup wilayah kabupaten/ kota, muncul sebuah program dengan nama Wide Area Network (WAN) Kota pada tahun 2002. Pada tahap awal, program ini diujicobakan pada 9 Kab/Kota di Indonesia (Tangerang, Cibinong, Bandung, Jogjakarta, Wonosari, Surakarta, Malang, Bali dan Makassar) yang seterusnya dikembangkan pada ratusan kab/kota lainnya.

Ide dasar pengembangan WAN Kota adalah dengan menjadikan salah satu SMK/ SMA yang terbaik dalam Bidang TI dan memiliki SDM yang handal dalam bidang TI sebagai pusat sistem jaringan. Kemudian, dengan memanfaatkan frekwensi 2,4 GHz menghubungkan sekolah-sekolah yang ada di sekitarnya dalam radius 3-5 Km untuk bergabung dalam sistem jaringan bersama.

Dalam perkembangan selanjutnya, WAN Kota dianggap terlalu sempit, karena hanya berkonsentrasi dalam bidang teknologi saja, dan lebih banyak berkecimpung dalam perangkat keras dan berbagi pakai koneksi, sehingga diluncurkanlah program yang disebut ICT Center.

Dengan ICT Center, maka konsep WAN Kota diperluas menjadi pusat pengembangan, pendidikan dan pelatihan dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Lembaga yang menjadi ICT Center diharuskan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang IT secara luas kepada masyarakat di sekitarnya.

ICT Centre Indramayu didirikan secara resmi pada tahun 2006, sebagai lembaga yang memiliki peranan dalam kemajuan teknologi komunikasi dan informasi khususnya di kota Indramayu. ICT Centre Indramayu memiliki layanan sebagai berikut : Education Data Centre, IT Training & Consultant, Network & Software Development, Internet Service Provider, VoIP Telepon, Maintenance & Repair dan Suplier. Selain itu ICT Centre Indramayu juga memiliki program ICT Client, Menangani DAPODIK Se Kab.Indramayu, Mapping Pendidikan, Beasiswa D3 TKJ dan Pengembangan jaringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>